Lifestyle | 16 March 2022

Bagaimana Kuman Menempel Pada Tubuh Anak-anak?

Bagikan artikel
E-mail
Facebook
Whatsapp
Twitter
image

Orangtua punya peranan penting untuk mengajarkan kebiasaan baik kepada anak-anaknya. Salah satu kebiasaan baik yang dapat ditanamkan sedari usia dini berkaitan dengan kesadaran menjaga kebersihan diri.

Rasa penasaran yang tinggi membuat anak-anak selalu ingin mengeksplorasi lingkungannya. Oleh karena itu, untuk menjaganya dari paparan kuman dan bakteri, orangtua perlu mengajarkan beberapa trik menjaga kebersihan yang sederhana. 

Begini tips memastikan anak-anak terbebas dari kuman penyebab penyakit

Menanamkan kebiasaan kebersihan yang simpel tapi efektif kepada anak-anak menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi para orangtua. Dengan menerapkan praktik menjaga kebersihan yang tepat, si kecil bisa terhindar dari paparan kuman dan bakteri.

Hal ini penting banget, lho! Apalagi di masa-masa eksplorasi, anak-anak senang mendekati objek apa pun yang menarik rasa ingin tahunya. Apabila mereka menyentuh objek yang kotor atau berdebu, maka kemungkinan mikroorganisme berbahaya berpindah ke tangan jadi lebih tinggi.

Dari sentuhan tangan, kuman dan bakteri bisa berpindah lagi ke makanan yang mereka konsumsi. Lalu, masuk ke perut atau area pencernaan dan menimbulkan penyakit. Karena itulah, dengan menjaga kebersihan diri si kecil bisa terhindar dari risiko jatuh sakit atau mengalami infeksi.

1. Ajari anak tentang kebiasaan mencuci tangan

Salah satu pelajaran sederhana yang wajib diajarkan adalah kebiasaan mencuci tangan. Buat peraturan tentang kapan saja si kecil harus membersihkan tangannya dengan sabun dan air mengalir. Misalnya, setelah ia pulang bermain dari luar rumah, sehabis ia menggunakan toilet, serta sebelum dan sesudah makan. Dikutip dari FirstCry Parenting, kebiasaan mencuci tangan bisa mengurangi kemungkinan tertular penyakit seperti diare. Cara paling sederhana untuk mengajarkannya adalah dengan mempraktikkan langkah demi langkah cara mencuci tangan yang efektif.

Supaya si kecil bersemangat untuk membersihkan area tangannya dengan benar, orangtua juga perlu memikirkan produk sabun cuci tangan yang tepat. Pilih produk dengan wewangian yang menarik dan diperkaya dengan kandungan natural antiseptic.

Contohnya seperti‘Biodef Mint + Green Tea Hand Wash’ dan ‘Biodef Mint + Yuzu Hand Wash’. Kedua varian sabun cuci tangan ini diklaim 99.9% intensif melawan kuman dan bakteri.

2. Jangan lupa untuk rutin memotong kuku tangan dan kuku kaki

Kotoran yang hinggap di tangan, seringkali menempel pada area kuku. Oleh karena itu, praktik memotong kuku tangan dan kuku kaki perlu dilakukan rutin setiap paruh waktu tertentu.

Dilansir dari Scholastic, Ayah dan Bunda bisa memulai kebiasaan menggunting kuku setiap minggu. Selain itu, ajari juga kepada anak bahaya dari kebiasaan menggigit kuku sembarangan. Beri tahu kepada mereka tentang kemungkinan penyebaran kuman dari jari-jari dan kuku yang bisa masuk ke mulut. 

3. Menjaga kebersihan rambut dan kulit kepala juga perlu diperhatikan

Salah satu masalah kebersihan yang terjadi pada anak-anak adalah serangan kutu. Persebarannya terjadi dengan cepat saat anak-anak bertemu dengan jarak dekat.

Sebab itulah, orangtua perlu juga memperhatikan kebersihan rambut dan kulit kepala buah hatinya. FirstCry Parenting menulis kebersihan rambut yang buruk bisa menyebabkan berbagai masalah muncul. Mulai dari ketombe, kutu, sampai infeksi pada kulit kepala.

4. Selalu jaga kebersihan pakaian yang dikenakan oleh anak-anak dalam kesehariannya

Setelah beraktivitas seharian di luar rumah, tentunya keringat dan kotoran bisa menempel pada pakaian. Saat anak pulang, minta mereka untuk segera mengganti baju dan meletakkan baju kotornya pada bak cucian terpisah.

Kemudian, cuci bersih menggunakan sabun berbahan disinfektan dan keringkan pakaian. Apabila si kecil punya pakaian favorit, Ayah dan Bunda bisa mengajarkannya untuk hanya memakai busana tersebut dalam keadaan bersih, ya.

5. Terakhir, yang gak kalah penting, mulai buat jadwal mandi rutin

Mandi merupakan kegiatan membersihkan badan secara menyeluruh guna menghilangkan bau, kotoran, serta sel-sel kulit mati. Kebiasaan mandi secara rutin juga perlu diajarkan kepada si kecil.

Dilansir dari OurFamilyWizard, orangtua bisa membuat jadwal mandi sehari-hari agar anak-anak bisa mandi secara rutin. Seiring pertambahan usianya, maka si kecil akan memahami pentingnya mandi untuk membuat tubuh mereka tetap bersih dan segar sepanjang hari.

Ayah dan Bunda bisa menggunakan sabun mandi dengan extra layer of protection. Seperti ‘Sabun mandi Biodef Mint + Green Tea’. Sabun mandi yang mengandung bahan alami dan pH balanced 5.5 ini diklaim aman lho untuk segala jenis kulit! Termasuk untuk anak-anak yang memiliki kulit sensitif.

Dengan segala keunggulan tersebut, sabun mandi dari Biodef telah tersedia di Shopee.

Itu dia hal-hal sederhana terkait menjaga kebersihan diri yang bisa orangtua ajarkan kepada buah hati mereka. Dari 5 poin di atas, kira-kira praktik kesehatan mana yang sudah rutin dilakukan di rumah nih, Ayah dan Bunda?

Dapatkan berbagai informasi menarik dan promo spesial untuk Moms dan keluarga di rumah dari Biodef. Daftar sekarang!